
Kerja Berat! Upah Hanya 15 Ribu! Bahagiakan Para Porter
terkumpul dari target Rp 70.000.000
Kerja Berat! Upah Hanya 15 Ribu! Bahagiakan Para Porter
Pernah lihat deretan bapak-bapak berbaju oranye di Pelabuhan Merak?
Mereka berdiri diam, menunggu, dengan tatapan penuh harap. Itulah para porter, pekerja angkut yang sudah puluhan tahun menggantungkan hidup di pelabuhan.
Pekerjaan ini kini jauh lebih berat dari yang dibayangkan. Hampir semua penumpang sudah datang bawa kendaraan sendiri, naik mobil, travel, atau bus. Jadi, makin jarang ada yang butuh jasa porter.
Bayangkan, dari 60 porter yang menunggu seharian, paling hanya 3–4 orang yang beruntung dapat orderan. Sisanya? Pulang dengan tangan kosong.
Pak Samani tahu betul pahitnya itu. Sudah 20 tahun ia jadi porter. Kata bapak, dulu pekerjaan ini miliki penghasilan yang lumayan besar. Tapi sekarang? Sehari bisa dapat Rp30.000, itu pun jarang. Bahkan tak jarang ia pulang tanpa uang sepeserpun.
Lalu ada Pak Sahroni, usianya 60 tahun. Sejak pagi tadi, ia berdiri menunggu. Tapi sampai sore, belum ada satupun yang memakai jasanya. Padahal, beliau punya 2 anak kecil yang masih bersekolah, Pak Sahroni sering terpaksa berutang di warung tetangga saat tak ada penghasilan.
Lebih mirisnya lagi, untuk bisa ke pelabuhan, Bapak harus keluar ongkos Rp30.000 hanya untuk naik ojek pulang-pergi. Kadang hasilnya malah minus. Tapi, ia tetap berangkat. Karena di rumah, ada keluarga yang menunggu.
Dan jangan bayangkan pekerjaan ini mudah. Dari terminal bis menuju kapal, jaraknya sekitar 1 kilometer. Barang bawaan bisa sangat berat, tapi upahnya hanya Rp15.000 atau Rp20.000.
Hari demi hari, mereka tetap berdiri di dermaga. Wajah penuh harap, meski tahu peluangnya sangat kecil. Sering mereka melamun, menatap kosong ke arah kapal.
Kak, kita bisa “membayar” jasa mereka dengan cara lain, bukan untuk mengangkut barang yang begitu beratnya, tapi untuk memberi mereka harapan. Dengan Rp10.000 atau Rp20.000, kita bisa membuat Pak Samani, Pak Sahroni, dan puluhan porter lain tersenyum lega. Bahagiakan mereka yuk, Kak? 🌹
Kerja Berat! Upah Hanya 15 Ribu! Bahagiakan Para Porter
terkumpul dari target Rp 70.000.000
