
Perjuangan Pak Sunaryat Bertahan Meski Napas Lemah
terkumpul dari target Rp 50.000.000
Tubuhnya melemah, namun ia tetap berjuang untuk hidup. “Saya sedang berjuang untuk bernapas hari ini. Entah masih ada hari esok atau tidak.” Pak Sunaryat
Setiap pagi, sebelum matahari benar-benar naik, Pak Sunaryat sudah bersiap. Ia menata gerobak bajigurnya, lalu memastikan satu benda yang tak pernah boleh tertinggal yaitu tabung oksigen. Selang kecil yang menempel di hidungnya bukanlah aksesori, melainkan kebutuhan. Tanpanya, napasnya bisa terhenti kapan saja.

Saat orang lain melihatnya berjualan, yang tampak hanyalah seorang pedagang kecil di pinggir jalan. Namun di balik itu, tubuh Pak Sunaryat sedang berjuang keras. Perutnya terus membesar, mengeras, dan terasa penuh akibat “Ascites” atau penumpukan cairan di dalam perut. Sementara itu, lengan dan kakinya semakin kurus, tenaganya cepat habis, dan rasa nyeri hampir tak pernah benar-benar pergi.

Meski sakit, Pak Sunaryat tetap mendorong gerobaknya. Bukan karena ia kuat, tetapi karena ia tidak memiliki pilihan lain. Jika ia berhenti bekerja satu hari saja, maka hari itu pula ia tidak makan. Dari hasil jualannya, ia hanya bisa membawa pulang sekitar Rp30.000–40.000 per hari, jumlah yang nyaris hanya cukup untuk bertahan hidup, tanpa sisa untuk berobat, tanpa tabungan untuk berjaga-jaga.

Ada hari-hari ketika tubuhnya benar-benar menyerah. Napas terasa terlalu berat, kepala pusing, dan kaki tak sanggup berdiri. Di saat seperti itu, Pak Sunaryat hanya bisa terbaring di kontrakan kecilnya, sendirian. Tidak ada penghasilan. Tidak ada kepastian. Sementara penyakitnya terus berjalan, menggerogoti tubuhnya perlahan.

Insan Baik : Hari ini, Pak Sunaryat berada di titik paling genting dalam hidupnya. Ia membutuhkan bantuan sekarang, bukan nanti. Bantuan untuk makan, untuk berobat, untuk bernapas, dan untuk memberi dirinya kesempatan bertahan satu hari lagi.
Mari bantu hari ini. Karena bagi Pak Sunaryat, waktu bukan lagi soal besok. Setiap menit yang berlalu, setiap bantuan yang datang, sangat berarti agar ia masih bisa terus bernapas dan bertahan hidup.
Sekecil apa pun bantuan kita, bisa menjadi perbedaan antara menyerah, atau masih memiliki harapan untuk hari esok.
Disclaimer : Donasi yang terkumpul akan digunakan untuk biaya pengobatan dan penunjang Kesehatan Pak Sunaryat. Juga akan digunakan untuk penerima manfaat lain dan program sosial kemanusiaan lainnya dibawah naungan Amal Baik Insani.
Perjuangan Pak Sunaryat Bertahan Meski Napas Lemah
terkumpul dari target Rp 50.000.000
