
Bantuan Pendidikan Mahasiswa Sumatera dan Aceh
terkumpul dari target Rp 50.000.000
Bantuan Pendidikan Mahasiswa Terdampak Bencana - Sumatera Utara | Sumatera Barat | Aceh
Bencana tidak pernah memilih waktu.
Banjir dan longsor yang melanda berbagai wilayah di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh datang membawa dampak besar bagi ribuan keluarga. Rumah terendam, harta benda hilang, dan aktivitas sehari-hari terhenti. Namun di balik itu semua, ada satu hal yang sering luput dari perhatian: masa depan pendidikan para mahasiswa.
Bagi sebagian mahasiswa, bencana bukan hanya soal kehilangan tempat tinggal, tetapi juga kehilangan biaya hidup, perlengkapan kuliah, akses transportasi, dan rasa aman untuk melanjutkan studi. Banyak dari mereka terpaksa mengungsi, hidup dalam keterbatasan, bahkan harus memikirkan ulang apakah masih mampu bertahan di bangku kuliah.
Di tengah kondisi darurat pascabencana, mahasiswa dihadapkan pada dilema yang berat:
bertahan hidup hari ini atau memperjuangkan pendidikan untuk masa depan.
Padahal, mereka adalah generasi penerus bangsa. Mereka sedang membangun mimpi, menyiapkan diri untuk menjadi guru, tenaga kesehatan, insinyur, wirausaha, dan pemimpin di masa depan. Ketika bencana datang, mimpi itu tidak seharusnya ikut tenggelam.
Melihat kondisi tersebut, Rumah Zakat menghadirkan Program untuk membantu bagi mahasiswa aktif di semua jenjang—mulai dari D3, D4, S1, hingga S2 dan seterusnya—yang berdomisili dan menempuh pendidikan di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh, serta terdampak banjir atau longsor.
Bantuan yang diberikan berupa dana darurat, yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan mendesak seperti biaya hidup (living cost), makan sehari-hari, transportasi, kebutuhan kos atau tempat tinggal sementara, hingga kebutuhan perkuliahan lainnya. Bantuan ini diharapkan menjadi penopang awal agar mahasiswa dapat kembali berdiri dan melanjutkan pendidikannya di tengah kondisi sulit.
Program ini bukan sekadar bantuan finansial. Lebih dari itu, ini adalah bentuk kepedulian bersama agar tidak ada mahasiswa yang terpaksa putus kuliah karena bencana. Ini adalah ikhtiar untuk menjaga agar pendidikan tetap berjalan, meskipun keadaan belum sepenuhnya pulih.
Namun, upaya ini tidak bisa berjalan sendiri. Dukungan Anda adalah kunci utama keberlangsungan program ini.
Setiap donasi yang Anda titipkan melalui Rumah Zakat adalah harapan bagi mahasiswa terdampak untuk tetap bertahan. Setiap rupiah yang Anda berikan adalah penguat langkah mereka untuk bangkit, belajar kembali, dan menata masa depan yang sempat terguncang.
Mari bersama, kita pastikan bahwa bencana tidak menjadi akhir dari perjalanan pendidikan mereka.
Mari hadirkan harapan, dukungan, dan kepedulian nyata untuk mahasiswa terdampak bencana.
Bersama Rumah Zakat, selamatkan pendidikan mahasiswa terdampak bencana.
Bantuan Pendidikan Mahasiswa Sumatera dan Aceh
terkumpul dari target Rp 50.000.000
