Sharing Happiness
  • Donasi
  • Zakat
    • Zakat Penghasilan
    • Zakat Perdagangan
    • Zakat Emas
    • Zakat Simpanan
  • Infaq
  • Wakaf
Masuk atau Daftar
Pemberitahuan
  • Lihat semua
  • Lihat Semuanya
  • Lihat semua
Home
Donasi
Zakat
Infaq
Wakaf
Masuk
Pusat Bantuan
Tentang Kami
Nenek Penjual Cilok Meski Tubuh Tak Lagi Kuat - 23311

Nenek Penjual Cilok Meski Tubuh Tak Lagi Kuat

Rp 0
terkumpul dari target Rp 60.000.000
0% tercapai 68 hari lagi
Lentera Pijar Kebaikan
 Share DONASI
Bantu sebarkan via :
SHARES
  • Detail
  • Info Terbaru
  • Donatur
  • Fundraiser

Di usia 92 tahun, saat sebagian besar orang hanya bisa berbaring dan bergantung pada orang lain, Mak Onah justru masih memikul beban hidup dengan tubuh yang sudah bungkuk dan rapuh. Setiap pagi, sebelum hiruk-pikuk jalanan dimulai, ia bangun dengan lutut yang nyeri dan punggung yang tak lagi tegak. Tangannya yang keriput bergerak perlahan, mencampur adonan cilok—bukan karena hobi, tetapi karena hidup menuntutnya untuk tetap bertahan.

Mak Onah tinggal di sebuah rumah sederhana bersama anak perempuannya yang sudah lama kehilangan suami. Anak itulah satu-satunya tempat Mak Onah bersandar. Dengan penuh kesabaran, sang anak membantu membuat cilok, membungkusnya, bahkan ikut menemani berjualan. Tak ada keluhan dari mereka, meski hidup sering terasa berat. Di rumah kecil itu, tak ada tabungan, tak ada jaminan hari esok—yang ada hanya usaha hari ini agar bisa makan hari ini.

Setiap hari Mak Onah berjualan di depan toko milik orang lain yang ramai. Ia tak punya lapak, hanya duduk bersandar dengan tubuh membungkuk, berharap ada pembeli yang berhenti. Penghasilannya tak pernah pasti. Kadang ia pulang membawa 15 hingga 20 ribu rupiah, tapi sering kali uang itu hanya cukup untuk mengembalikan modal. Bahkan ada hari-hari di mana Mak Onah tidak membawa pulang apa-apa, selain rasa lelah dan kaki yang bengkak. Demi bisa tetap berjualan, Mak Onah kerap berhutang terlebih dahulu untuk modal, dengan harapan esok hari ada rezeki yang lebih baik.

Untuk pulang, Mak Onah biasanya naik ojek, karena kakinya tak lagi kuat berjalan jauh. Namun ketika uang tak tersisa, ia tak punya pilihan lain selain berjalan pelan menyusuri jalanan, menahan nyeri di setiap langkah. Jalanan itu tak ramah bagi tubuh renta sepertinya. Beberapa kali Mak Onah terjatuh, dan tak jarang terserempet kendaraan saat berjualan di pinggir jalan. Meski begitu, ia tak pernah berhenti. Bukan karena ia kuat, tetapi karena ia tak punya pilihan lain.

Suami Mak Onah telah lama meninggal dunia. Sejak saat itu, hidupnya terasa makin sunyi dan berat. Namun Mak Onah bukan perempuan yang banyak mengeluh. Di balik wajahnya yang penuh keriput, tersimpan kesabaran panjang dan doa yang tak pernah putus. Harapannya sangat sederhana—ia tak meminta harta atau kemewahan. Mak Onah hanya ingin punya warung kecil di dekat rumah, agar bisa berjualan tanpa harus jauh-jauh, tanpa harus takut jatuh di jalan, dan tanpa harus bergantung pada hutang.

Di usianya yang sudah sangat senja, Mak Onah seharusnya menikmati hari dengan istirahat dan ketenangan. Namun kenyataan berkata lain. Setiap cilok yang dijualnya bukan sekadar makanan, melainkan bukti perjuangan seorang nenek yang masih ingin hidup dengan cara yang terhormat. Di balik tubuh bungkuknya, Mak Onah mengajarkan satu hal: bahwa ketabahan tak selalu ditunjukkan dengan suara keras, tapi dengan langkah kecil yang tak pernah berhenti, meski sering terluka.


Orang baik maukah kalian membantu meringankan beban mak onah sedikit bantuan dari kalian akan sangat berarti bagi mak onah dan keluarga.



Disclaimer: dana yang terkumpul akan di gunakan oleh Mak onah untuk kebutuhan sehari-hari,modal usaha,dan untuk mendukung penerima manfaat lainya di bawah naungan YAYASAN LENTERA PIJAR KEBAIKAN.







Disclaimer : SharingHappiness.org tidak mewakili dan tidak bertanggung jawab atas segala bentuk informasi pada halaman campaign ini, karena informasi di atas sepenuhnya milik campaigner (penggalang dana).
Campaign ini belum memiliki info terbaru
Campaign ini belum memiliki Donatur

DONASI SEKARANG
Galang Dana sebagai Fundraiser

Jadi Fundraiser

Nenek Penjual Cilok Meski Tubuh Tak Lagi Kuat

Kp.cisasawi, Rt 005 Rw 006, Desa.cihanjuang, Kec. Parongpong
Lentera Pijar Kebaikan
Rp 0
terkumpul dari target Rp 60.000.000
0% tercapai 68 hari lagi
Bantu sebarkan via :
SHARES
Bantu campaign ini dengan menjadi Fundraiser
Jadi Fundraiser
Campaign ini mencurigakan? Laporkan
Mau galang dana online seperti ini? Gratis!
Embed Code
<iframe src="https://api.sharinghappiness.org/embed/lpkbantumakonah" frameborder="0" width="100%" height="300"> </iframe>

Selamat campaignmu sudah live dan siap menerima donasi

Ajak teman dan keluarga untuk berdonasi dengan membagikan link dibawah ini

Copy

atau share via

facebook whatsapp

SharingHappiness.org

  • Syarat & Ketentuan
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Tim Kami

Donasi

  • Cara Donasi
  • FAQ

Program

  • Galang Dana
  • Campaign
  • Zakat

Yayasan Berbagi Bahagia

Jl. Jati Indah V No. 5 RT 10 RW 11
Kel. Gumuruh, Kec. Batununggal,
Kota Bandung, Jawa Barat 40275

SH Logo
© 2015-2026, Sharing Happiness All Reserved