
Abah Tibi Bertahan untuk keluarga dan 3 cucu Yatim
terkumpul dari target Rp 50.000.000
Di usia 75 tahun, ketika sebagian orang seusianya sudah beristirahat ditemani anak dan cucu, Abah Tibi justru masih menggantungkan hidupnya sebagai pengrajin bilik dan layangan.

Butuh empat hari bagi Abah untuk menyelesaikan satu bilik. Empat hari penuh kerja pelan-pelan, di tengah tubuh yang sesekali bergetar menahan sakit lambung. “Kalau berhenti, siapa lagi yang akan mencari makan?” katanya lirih. Kalimat itu tidak hanya menggambarkan tanggung jawab pada dirinya sendiri, tetapi pada dua cucu yang kini dianggapnya “anak.”
Mereka adalah anak yatim yang iya biayai bahkan di sekolahkan mereka datang dalam hidup Abah seperti amanah langsung dari Langit.

Padahal penghasilan Abah jauh dari kata cukup. Dalam seminggu bahkan bisa sebulan ia hanya mendapatkan sekitar lima puluh ribu rupiah, itu pun bila biliknya terjual atau ada yang pesan. Jika tidak, ia mengandalkan layangan-layangan sederhana yang ia buat di sela waktu istirahatnya. Namun layangan pun tidak selalu laku, kadang hanya satu-dua yang dibeli anak tetangga. Tetap saja, Abah tak pernah pulang dengan tangan kosong sekecil apa pun uang yang ia dapatkan, selalu ia sisihkan untuk kebutuhan kedua cucunya itu.

Dalam kesederhanaan itu, jelas terlihat bahwa pekerjaan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan satu-satunya cara ia bertahan. Kesehatan Abah pun tidak selalu bersahabat. Selain asma yang membuatnya sering terengah, ia juga memiliki penyakit lambung kronis yang memaksanya sering berhenti di tengah pekerjaannya. Namun, tidak sekalipun saya melihat keluh kesah keluar dari bibirnya.
Dan mungkin, dalam diamnya, Abah menyimpan satu doa yang sama setiap hari:Semoga kekuatannya cukup untuk membesarkan mereka. Meski tubuhnya melemah, kasih sayang Abah tetap berdiri paling kokoh.
Jika kisah Abah Tibi membuat hati kamu berhenti sejenak…

Maka percayalah, kamu sudah menjadi bagian dari harapan kecil yang ia butuhkan. Abah tak pernah meminta apa-apa,
Tapi perjuangannya untuk membesarkan dua anak yatim layak kita ringankan bersama.
Mari bantu Abah tibi dan istrinya menjalani hari-hari dengan lebih layak. Sedikit bantuan dari kita, sangat berarti untuk kehidupan mereka. Ayo ulurkan tangan kebaikanmu sekarang. KLIK DONASI SEKARANG!
Abah Tibi Bertahan untuk keluarga dan 3 cucu Yatim
terkumpul dari target Rp 50.000.000
