
Banjir dan longsor yang melanda Sumatera meninggalkan dampak yang masih dirasakan hingga hari ini. Banyak wilayah masih tergenang, rumah warga rusak, dan aktivitas sehari-hari terhenti. Salah satu masalah paling mendesak yang dihadapi warga terdampak adalah krisis air bersih. Sumber air yang selama ini digunakan (sumur, sungai, dan saluran air) telah tercemar lumpur, sampah, dan limbah banjir.
Sumber: Instagram foto @afparabic
Air yang tersedia tidak lagi aman untuk diminum, memasak, maupun menjaga kebersihan. Kondisi ini membuat risiko penyakit semakin meningkat, terutama bagi anak-anak dan kelompok rentan.
Sumber: Murianews.com
Tanpa akses air bersih, warga kesulitan memenuhi kebutuhan paling dasar. Untuk minum saja, mereka harus menempuh jarak jauh dengan kondisi yang tidak mudah, bahkan ada beberapa warga yang mengambil air dari genangan bekas banjir yang bercampur dengan lumpur.
Sulitnya mendapatkan air bersih berpengaruh kepada kebersihan diri dan lingkungan. Penyakit bisa memasuki tubuh dengan mudah. Air bersih bukan sekadar kebutuhan, tetapi penopang kehidupan untuk menjaga kesehatan, mencegah penyakit, dan memulihkan harapan.
Kami mengajak Kakak dan seluruh #OrangBaik untuk bergotong-royong mengalirkan kembali kehidupan bagi saudara-saudara kita yang terdampak banjir dan longsor di Sumatera. Setiap donasi yang Kakak berikan akan kami konversikan menjadi solusi air bersih berkelanjutan, berupa:
✅Pengadaan Tanki Air Bersih (Water Truck)
✅Pembuatan Sumur Bor
✅Pipanisasi & Renovasi Saluran
✅Instalasi Filter Air Portabel
✅Pembangunan MCK Komunal
Tidak hanya berdonasi, Kakak juga bisa membantu dengan menyebarkan (share) halaman galang dana ini kepada teman dan kerabat agar semakin banyak orang yang membantu
Setetes air dari Kakak, sejuta senyum buat mereka 😇
